🌋

Keunikan Tiga Gunung Api Aktif di Lembata: Lewotolok, Batutara, dan Werung

Terletak di lempeng Eurasia, Pulau Lembata diapit oleh tiga gunung api aktif, yakni Ile Lewotolok, Ile Batutara, dan Ile Werung, yang masing-masing menawarkan keunikan dan fenomena alam yang langka bagi para petualang.

Kabupaten Lembata adalah wilayah kepulauan vulkanik aktif yang dikelilingi oleh pegunungan. Berada di bentangan lempeng Eurasia, Pulau Lembata diapit oleh tiga gunung aktif yang sangat unik, yaitu Gunung (Ile) Lewotolok, Gunung (Ile) Batutara, dan Gunung (Ile) Werung. Ketiga gunung ini tidak hanya menyimpan kisah yang melekat dengan tradisi setempat, tetapi juga menawarkan pengalaman wisata ekstrem yang sangat berbeda dari gunung berapi lainnya di Indonesia

  • Bermain Sepak Bola di Puncak Ile Lewotolok (Ile Ape) Gunung Ile Lewotolok yang berlokasi di bagian utara Pulau Lembata ini memiliki daya tarik kawah yang sangat luas. Uniknya, kawah gunung ini tidak berbentuk jurang curam yang sempit, melainkan menyerupai hamparan lapangan berpasir putih luas yang memungkinkan para pendaki untuk bermain sepak bola di puncak kawahnya. Keindahan kawah ini juga berpadu secara sempurna dengan panorama Teluk Nuhanera, terutama jika dilihat dari kawasan Desa Hadakewa
  • Ile Batutara: Letusan Setiap 20 Menit Berada di tengah Laut Flores, tepatnya di Pulau Komba, Gunung Ile Batutara menyajikan fenomena langka. Gunung berjenis Stratovolcano ini meletus secara berkala setiap 20 menit, yang kerap disusul dengan tsunami kecil di sekitarnya. Hebatnya, fenomena letusan dan semburan lava pijar ini dapat disaksikan oleh wisatawan dengan jarak sangat dekat—hanya sekitar 20 meter hingga 50 meter dari atas kapal—secara aman dengan bantuan pemandu lokal. Atraksi letusan lahar panas ini paling eksotis disaksikan pada sore menjelang malam hari.
  • Ile Werung: Gunung yang Bisa "Minum" Air Kemasan Berada di bagian selatan Pulau Lembata, tepatnya di Kecamatan Atadei, Gunung Ile Werung memiliki topografi yang sangat unik dan berbeda. Di kelilingi oleh anak-anak gunung seperti Gunung Adowajo dan Ile Gripe, salah satu kawah di Ile Werung berada lebih rendah dari bukit-bukit di sekitarnya. Karena letaknya yang lebih rendah ini, pengunjung sering melakukan trik fotografi unik sehingga menghasilkan ilusi optik "meminum air mineral kemasan" tepat dari kawah gunung tersebut.

Waktu terbaik untuk menjelajahi ketiga gunung berapi eksotis ini adalah pada musim kemarau, yang berlangsung dari bulan Maret hingga Oktober.